Rabu, 03 November 2010

Anime dan game yang seharusnya di transformasikan ke layar lebar.

Pasti kalian semua udah pernah nonton anime
kan? pernah maen game juga kan? yang belom
pernah angkat tangan coba.... Naaahh... gak
ada kan?
Yak, langsung aja...
Seringkali kita begitu menikmati anime maupun game
yang kita tonton atau mainkan, sehingga kita benar-benar
ketagihan, dan pengen nonton lagi, atau main lagi.
Namun, pernahkah kalian mengembangkan sedikit imajinasi
kalian, dan berkhayal, bagaimana seandainya kalau serial
ini diangkat ke layar lebar dalam bentuk live action??
bagus nggak yah??

Jika menilik kebelakang, sudah banyak ternyata film yang merupakan
adaptasi dari anime maupun game. Contohnya aja, Resident evil, dan
juga Death note. Sayangnya,nggak semua anime atau game bisa/pantas
untuk ditransformasikan ke layar lebar. Kalian pasti masih ingat
dengan kasus 'Dragonball Evolution'. Yup, pada tahun 2009 banyak
sekali yang penasaran dengan aksi goku versi live action di layar
lebar. Sekeren apakah?? Sedahsyat apakah? Jujur saja, saya sudah
berfantasi jauh2 hari mengenai adegan goku mengeluarkan genki-dama
atau transform jadi super saiya... Tapi, ujung2nya... Mengecewakan.
Kalau saya nonton di bioskop, pasti udah saya sobek karcisnya.



Berkaca dari yang sudah2, agaknya memang tak semua anime atau
game bisa ditransformasikan ke layar lebar dalam bentuk live action.
Tapi, sayangnya, masih ada juga beberapa anime/game yang tidak atau
mungkin belum juga ditransformasikan ke live action, padahal, prospeknya
begitu menjanjikan. Nah apa saja itu? Well... silakan bacaaaa!!!

(Maaf ya kalo pengantarnya kepanjangan)

1. Neon Genesis Evangelion



Yang satu ini sungguh amat disayangkan, andaikata berakhir begitu saja
hanya dalam bentuk anime. Evangelion merupakan satu dari sedikit anime
monumental, dan begitu melegenda. Sampai2, gainax rela mengembangkan
proyek remake dari serial ini, demi menyelamatkannya dari ambang
kepunahan. Sempat beredar kabar bahwa akan dibuat versi live action
layar lebar dari judul ini (Saya sangat menantikannya kala itu). Hanya
saja, agaknya itu cuma rumor, atau rencana tanpa realisasi. Ya! proyek
Evangelion live action terkatung-katung hingga sekarang, tanpa kabar
yang jelas. Padahal, bisa dibayangkan, kan betapa kerennya adegan
tempur Eva melawan angel jika dianimasikan layaknya Transformers-nya
Michael Bay?? O, ya.. dulu sempat tersiar kabar bahwa Daniel Radcliffe
didaulat untuk memerankan tokoh Shinji lho..!

2. Devil May Cry



Satu lagi judul game keluaran Capcom, yang layak untuk ditransformasikan
dalam live action. Yap, Devil May Cry! Sesungguhnya, saya agak sangsi
ketika saudara tua DMC (resident evil) mendapat jatah untuk difilmkan
dilayar lebar. Bakal seperti apa ceritanya? Siapa yang menjadi tokoh utamanya?
Claire, Jill atau Leon? Namun, ternyata anggapan miring saya salah. Resident
Evil mendapat sambutan yang begitu luar biasa di berbagai negara (Sayangnya
ini tak berlaku untuk sekuel-sekuelnya yang makin lama makin amburadul).
Jadi, singkatnya, kalau resident evil saja bisa sukses, kenapa DMC tidak?
O ya... andaikata DMC dijadikan live action, siapa ya yang pantas memerankan
Dante?

3. Gundam Series



Ketika pertama kali muncul kabar bahwa Michael Bay bakal membuat versi layar
lebar dari transformers dengan Shia La Beouf sebagai tokoh utamanya, saya
langsung bertanya-tanya: "Bakal jadi kayak apa tuh film?" Wajar jika saya
beranggapan seperti itu... sebab saat itu, transformers digambarkan begitu
sederhana, dengan animasi lawas yang sangat membosankan untuk ditonton
(mungkin tidak jika anda seorang maniak toransu sejati). Namun, sekali lagi
saya salah! Michael Bay merombak keseluruhannya, dan mampu menyulap robot2
butut itu menjadi sangat-sangat keren. Jadi, jika hal ini bisa diaplikasi
kan pada film jadul layaknya transformers, kenapa gundam tidak?

4. Assasin Creed



Agaknya tidak terlalu susah andaikata kisah petualangan Altair ditransformasikan
ke layar lebar dalam bentuk live action. Mungkin yang paling perlu dipertimbangkan
hanyalah masalah setting dan juga castingnya saja. Asalkan keduanya tepat, maka
film ini pun pasti bakal sukses. Animasi jaman sekarang yang makin lama makin
maju, agaknya tak akan kesulitan dalam memvisualkan kehebatan Altair. Contohnya
saja sudah ada... Prince of Persia, misalnya...

5. Digimon Series



Apa jadinya jika Steven Spielberg diserahi proyek untuk menghidupkan dunia digital
ke layar lebar? Sangat menjanjikan, dan pastinya sangat patut untuk ditunggu. Ingat
kah kalian dengan Trilogi Jurrasic Park karyanya? Wow! Saya bahkan masih berpikir
itu adalah dinosaurus asli (ketika saya menontonnya untuk pertama kali waktu saya
masih kecil). Dan, mari kita kembangkan imajinasi kita sejenak... Bayangkanlah
kalian berada dihutan, dan terdengar auman binatang yang tak bersahabat di belakang
kalian. Saat kalian menoleh, bukan T-Rex yang mengejar, melainkan Greymon!
Tentunya, dengan kualitas animasi ala Spielberg. Menjanjikan bukan? Hanya saja,
mungkin ceritanya akan terdengar klise karena sudah pernah dipakai oleh Jurrasic Park.
O, ya hal ini juga berlaku untuk Pokemon.

6. Bleach



Sejujurnya, saya ragu-ragu saat hendak memasukkan judul yang satu ini ke dalam daftar.
Kenapa? karena bleach setipe dengan naruto dan one piece. Jika dilihat dari segi
animasi yang ada saat ini, sudah pasti lebih dari cukup untuk memvisualkan berbagai
efek serangan dahsyat yang seringkali muncul di komik dan juga animenya. Hanya saja,
yang menjadi masalah utamanya adalah soal casting. Aktor mana yang benar-benar cocok
untuk diberi peran menjadi ichigo, rukia, dkk?? Ini sudah terjadi pada deathnote.
Transformasinya begitu sempurna, dengan cerita yang begitu bagus dan kualitas animasi
jempolan, namun, gagal total di satu tokoh, yaitu Raito (L-nya mah udah cocok bgt
menurut saya). Fans berat pasti bakalan protes jika tokoh kesayangan mereka diperankan
oleh aktor yang gak tepat. Namun, andaikata sang sutradara bisa menemukan pemeran yang
benar-benar cocok untuk tokoh rekaan yang ada, pasti seri live actionnya bakal meledak.

7. Full Metal Alchemist



Yang ini tak begitu beda dengan bleach. Asalkan setting dan juga castingnya pas, maka
tak akan ada masalah lagi. Tidak sulit rasanya membuat setting dunia FMA, dan juga
animasi berbagai bentuk chimera maupun transmutasi yang ada di serial ini. Buat animator
level hollywood mah, tinggal merem, udah jadi deh...

Yak, menurut saya sih segitu dulu deh, anime maupun game yang layak untuk ditransformasi
kan ke live action layar lebar. Ada lagi yang lain nggak ya?

Originally posted by: Animovies.

8 komentar:

  1. 1. info terbaru dibatalkan.. tp kl dibikin.. kita akan kecewa pada adegan robotnya.. well inti Evangelion khan pada drama bukan robot.

    2. kl bener dibuat.. yg akan menyebalkan adalah bagaimana si dante bergerak.. dan efek2 menyebalkan.. yah moga2 bentuknya kayak prince of persia

    3. udah dibikin..

    4. boljug.. moga2 mirip kayak PoP,.. mengingat lawan Prince kayak Asinan dr Asassin Creed???

    5. sy pesimis

    6. mungkin bisa.. mengingat ada org isenk dan bagus seh kerjaannya.. menggabungkan film2 luar (entah dr scene mana).. yg dibuat jadi bentuk.. trailer Bleach Movie

    7. gk setuju kl hollywood.. tp kl dari ingris gw setuju.. mengingat settingnya yg cocok di Inggris or British?!

    BalasHapus
  2. well, semua orang boleh punya komentar atau pendapat sendiri2 kok....

    apakah gundam sudah dibuat live action? oh... saya belum tahu. saya bkal cari info terlebih dulu mengenai hal ini...

    anyway, thanks bwt tanggapannya..

    BalasHapus
  3. G-Saviour is a live-action television movie set in the Universal Century timeline of the Gundam metaseries
    __________________-
    mungkin akan mantap kl anda bikin ini buat topik/tulisan/artikel terbaru anda disini

    BalasHapus
  4. emmm, ,kayak nya kalo emang Gundam Series mau dibikin (or udah?) live action, ,mending garapan Jepang aja deh. .
    inti cerita n nyawa dari Gundam Series benernya bukan di Gundam nya, ,tp character nya. .tiap seri punya character yg bener2 kuat (ex:Heero Yuuy di Wing n Setsuna ama Lockon/Neil di OO season I). .takut nya kalo Amrik punya yg garap, ,bakal kacau di cerita. .no offense buat fans TF the Movie, ,CGI Michael Bay emang 4 jempol, ,realisasi dari robot2 TF bener2 almost perfect, ,tp dari segi cerita, ,kurang banget menurutku. .bener2 lemah di script n kayak ga ada nyawa nya. .kalau Gundam dibikin ala M.Bay, ,ampun. .apalagi kalo sampe pemerannya jg dari Amrik, ,ga kebayang deh andai Kira Yamato yg maen Shia LeBouf n Rosie Huntington or Megan Fox jd Lacus. . x_X

    so, ,biar Gundam jd anime legendaris yg pernah ada. .jgn dirusak ama live action yg blom tentu bener kayak DB Evolution. .

    BalasHapus
  5. @ Anonim: well, kurang lebih saya setuju dengan agan. Mungkin cerita dan casting bisa Jepang, tapi,untuk mendongkrak kualitas animasi, Hollywood lah tempatnya... singkatnya,merger gitu... he he

    BalasHapus
  6. Tpi ada yg sukses bnget gan.. Masih ingat Initial-D, versi live action nya keren banget sama persis ama versi anime nya, ya jalanan nya, tikung2an nya, smpek mobil2 nya detail bnget mirip nya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. @ Anonim: Iya... salah satu yang sukses adalah initial D. Sebenarnya, hasil akhir dari sebuah realisasi anime ke live action sangat tergantung pada:
      1.Casting
      2.Special Effect
      3.Script
      4.Setting
      5.Budget tentunya....
      :)

      Hapus